Tampilkan postingan dengan label tewas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tewas. Tampilkan semua postingan
Rabu, 01 Januari 2014
Mantan Ahli Parlimen BN Akan Pastikan Calon BN Tewas
Harakahdaily

Tasek Gelugor: Mantan Ahli Parlimen Tasek Gelugor, Datuk Seri Shariff Omar mengakui pengumuman muka baru sebagai calon Pilihanraya Umum ke-13 oleh Umno Pulau Pinang semalam boleh membawa kekalahan dan kehancuran Barisan Nasional (BN).
Beliau yang berbaju T belang berseluar hitam ketika berucap di hadapan ribuan penyokong di pekarangan kediamanya di Pokok Machang, di sini malam tadi kelihatan kecewa.
Ini kerana beliau tidak disenaraikan sebagai calon BN menggantikan Tan Sri Nor Mohamed Yakcop yang digugurkan sebaliknya memberikan mandat kepada Ketua Bahagian Tasek Gelugor, Shabudin Yahya, yang pernah mengalahnya ketika pemilihan Umno beberapa tahun lalu.
Shariff yang juga mantan Timbalan Menteri Pertanian menegaskan, kerusi tersebut sepatutnya menjadi miliknya semula setelah dipinjamkan atas saranan mantan Perdana Menteri, Tun Abdullah Ahmad Badawi semasa menamakan Nor Mohamed Yakcop sebagai calon pada Pilihan raya Umum ke-12 lalu.
"Kenapa janji tidak ditepati macam slogan BN. Nampak gayanya dah jadi capati. Apa kata kali ni kita koyak BN yang sengaja memilih individu yang tidak bekerja sebagai calon,” ujarnya.
"Keputusan yang diambil nanti bukan keputusan sendiri tapi atas sokongan hadirin malam ini. Kami akan pastikan calon BN tewas," tambahnya.
Ini kerana beliau tidak disenaraikan sebagai calon BN menggantikan Tan Sri Nor Mohamed Yakcop yang digugurkan sebaliknya memberikan mandat kepada Ketua Bahagian Tasek Gelugor, Shabudin Yahya, yang pernah mengalahnya ketika pemilihan Umno beberapa tahun lalu.
Shariff yang juga mantan Timbalan Menteri Pertanian menegaskan, kerusi tersebut sepatutnya menjadi miliknya semula setelah dipinjamkan atas saranan mantan Perdana Menteri, Tun Abdullah Ahmad Badawi semasa menamakan Nor Mohamed Yakcop sebagai calon pada Pilihan raya Umum ke-12 lalu.
"Kenapa janji tidak ditepati macam slogan BN. Nampak gayanya dah jadi capati. Apa kata kali ni kita koyak BN yang sengaja memilih individu yang tidak bekerja sebagai calon,” ujarnya.
"Keputusan yang diambil nanti bukan keputusan sendiri tapi atas sokongan hadirin malam ini. Kami akan pastikan calon BN tewas," tambahnya.

Selasa, 26 November 2013
Suami Tewas Setelah Bilang Saya Akan Mencintaimu Sampai Mati
- Tragis! Seorang suami tewas setelah mengajak istrinya untuk makan malam guna merayakan ulang tahun ke-2 pernikahan mereka. Saat makan malam romantis di sebuah restoran itu, sang suami memberikan istrinya sebuah kartu dengan ucapan: "Saya akan mencintaimu sampai mati."
Namun keesokan harinya, seperti diberitakan harian Malaysia, Harian Metrodan dilansir The Star, Kamis (22/3/2012), pria Malaysia bernama Ariffin Hamzah tersebut meninggal dunia dalam kecelakaan mobil.
Mobil yang dikendarai korban tergelincir dan jatuh ke dalam jurang sedalam 6 meter. Insiden maut itu terjadi pada Selasa, 20 Maret sekitar pukul 07.30 waktu setempat lalu.
Saat itu, pria berumur 31 tahun tersebut tengah dalam perjalanan dari rumahnya di Senawang, Negri Sembilan menuju tempat kerjanya di Alor Gajah, Malaka, Malaysia.
Dengan kepergiannya ini, korban meninggalkan istrinya, Haliza Hashim (28) dan bayi laki-laki mereka, Izqarin Wafi yang baru berumur 9 bulan seperti yang dikutip dari Detiknews.
Ipar korban, Nornomi Mad Som mengingat terakhir kali dia bertemu Ariffin adalah saat acara keluarga pada Minggu, 18 Maret lalu di rumah ibunya.
"Ketika itu dia bergurau pada saya untuk mengurus baik-baik ibu saya," kata wanita itu. Dia sama sekali tak menyangka kalau itu adalah pertemuan terakhirnya dengan almarhum.
Namun keesokan harinya, seperti diberitakan harian Malaysia, Harian Metrodan dilansir The Star, Kamis (22/3/2012), pria Malaysia bernama Ariffin Hamzah tersebut meninggal dunia dalam kecelakaan mobil.
Mobil yang dikendarai korban tergelincir dan jatuh ke dalam jurang sedalam 6 meter. Insiden maut itu terjadi pada Selasa, 20 Maret sekitar pukul 07.30 waktu setempat lalu.
Saat itu, pria berumur 31 tahun tersebut tengah dalam perjalanan dari rumahnya di Senawang, Negri Sembilan menuju tempat kerjanya di Alor Gajah, Malaka, Malaysia.
Dengan kepergiannya ini, korban meninggalkan istrinya, Haliza Hashim (28) dan bayi laki-laki mereka, Izqarin Wafi yang baru berumur 9 bulan seperti yang dikutip dari Detiknews.
Ipar korban, Nornomi Mad Som mengingat terakhir kali dia bertemu Ariffin adalah saat acara keluarga pada Minggu, 18 Maret lalu di rumah ibunya.
"Ketika itu dia bergurau pada saya untuk mengurus baik-baik ibu saya," kata wanita itu. Dia sama sekali tak menyangka kalau itu adalah pertemuan terakhirnya dengan almarhum.
sumber : Detik.com
Baca Juga :
- Wah! Bersihin Jalan, Pembersih Jalan Temukan Jam Tangan Seharga Rp. 290 Juta
- Seisi Desa Menang Lotre, hanya Satu Orang yang Tidak
- Ini Dia Pria Terpendek di Dunia Terbaru
Langganan:
Postingan (Atom)